Saturday, September 6, 2014

Mengabdi Untuk Negeri Bersama SM-3T

Inilah Diri, Dengan Kontribusi Mini

engkau mengajarkanku tentang sebuah kemanfaatan...
engkau berikan aku semangat untuk terus berkarya untuk negeri ini...
engkau didik aku untuk mendidik...
engkau ajar aku untuk mengajar...
engkau tempa aku untuk serba bisa,,,
Aku akan terus berupaya dan berusaha agar mampu
dan bisa memberikan yang terbaik untuk negeri ini


Walau lewat sebaris kata...
SM-3T, engkau tetap di hati
****

Sebelum melaju ke untaian kata berikutnya, aku ingin mengucapkan selamat ulang tahun untuk SM-3T. Semoga semakin sukses dalam menyiapkan generasi pendidik yang handal, kreatif, inovatif dan berempati.Sejujurnya, aku sangat bangga bisa menjadi bagian dari SM-3T. Disinilah aku dididik untuk menjadi seorang yang pendidik yang harus serba bisa. Iya, saat tiba di tempat pengabdian kita tidak hanya berperan sebagai pendidik, pengajar. Namun juga sebagai tenaga medis, sebagai orang tua, dan lain sebagainya. Sungguh hal luar biasa. Namun tidak ada rasa menyesal apalagi ingin kembali sebelum pengabdian belum usai. Dalam situasi itulah dituntut untuk BISA!. Melalui SM-3T ini juga aku bisa mengenal anak-anak bangsa yang berada di Timur Indonesia. Mengenal masyarakatnya, mempelajari adat istiadatnya dan mempelajari bahasanya. Melalui SM-3T ini juga menjadi satu jembatan untukku berkontribusi untuk negeriku. Mengabdi bersama teman-teman lainnya untuk memberantas buta aksara dan mengajari mereka membaca, menulis dan berhitung. Setidaknya tiga dasar yang harus dimiliki sebelum masuk ke jenjang pendidikan berikutnya. Kedengarannya sepele memang, namun dampaknya sangat besar untuk masa depan. Dan SM-3T yang mengantarkanku ke tempat tersebut. Tempat yang sangat membutuhkan pembaharuan dan pemberantasan terhadap kebutaan-kebutaan itu. Tempat dimana anak-anak bangsa merindukan para pendidik yang bisa mengarahkan mereka, menyemangati mereka, mengajar mereka dengan kasih sayang, menjadi teman bermain mereka, menjadi keluarga bagi mereka.

Ah! sedih aku jadinya. Karena saat kurangkai tulisan ini, terbayang olehku wajah-wajah siswa/siswiku yang telah menjadi pelangi dalam hatiku. Siswa-siswi yang menjadi motivator bagiku. Siswa-siswi yang membuatku semakin bersyukur. Siswa-siswi yang membuatku begitu berharga. Semua itu karena SM-3T. Di hari ulang tahun SM-3T hari ini, aku berharap program ini tetap berlanjut, agar para anak-anak bangsa yang belum terjangkau mendapat kesempatan untuk mendapatkan pendidikan. Sehingga semua kebutaan-kebutaan yang ada berangsur membaik. Kalau bukan kita yang mengobati kebutaan itu, siapa lagi? Selamat Ulang Tahun SM-3T. Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia!!!


@Ruang Kerinduan, 06 September 2014
Juniar Sinaga_SM-3T LPTK Univerasitas Riau
Angkatan III@Lanny Jaya, Papua.. 

Papan tulis pandemi?

Saya lupa tahun berapa persisnya menempa papan tulis kecil ini. Namun yang jelas papan tulis kecil ini dibuat dengan jalan pikiran agar pas ...