Friday, October 19, 2018

Senandung Hujan
Oleh: Juniar Sinaga


Hujan mengikis sendu di tanah. Menyirami tandus yang tersembunyi. Cacing cacing menyanyi riang. Menyambut tetesan tetesan kesejukan. Tetesan rahmatMu mendahului kumandang adzan di siang ini. Tangan tangan menengadah bermunajat. Pada setiap tetesannya jutaan doa menyelinap. Walau air matanya tidak sederas tetesan rahmatMu hari ini.

Papan tulis pandemi?

Saya lupa tahun berapa persisnya menempa papan tulis kecil ini. Namun yang jelas papan tulis kecil ini dibuat dengan jalan pikiran agar pas ...